Benzema Nilai Perkembangan Vinicius dan Sebut Tekanan Media Terlalu Berlebihan
Jetbola.com– Karim Benzema menilai perkembangan Vinicius Junior dengan menyebut bahwa eks rekan setimnya itu masih memikul tekanan besar dari media, memiliki potensi lebih tinggi dari performanya sekarang, sering menunjukkan gestur emosional saat ditarik keluar, dan tetap punya peluang meraih Ballon d’Or jika mampu fokus pada permainan. Legenda asal Prancis itu juga menyinggung bahwa kritik yang diarahkan kepada Vinicius kerap ngak proporsional, menilai bahwa tekanan dari media kadang terlalu berlebihan. Benzema, yang saat ini bermain di Al-Ittihad, menilai bahwa Vinicius kerap menerima kritik keras dari media Spanyol dan menyebut bahwa tekanan itu kadang ngak adil. Dia mengungkapkan bahwa publik seolah melupakan kontribusi besar Vinicius ketika menjadi pemimpin lini serang Real Madrid setelah kepergiannya dan sebelum kedatangan Kylian Mbappe. Dia juga menyinggung masa ketika keduanya membangun hubungan kuat di lapangan. Koneksi itu dianggap berperan penting dalam keberhasilan Real Madrid meraih Liga Champions 2022 meski pernah terjadi momen kontroversial ketika dia tertangkap kamera meminta Ferland Mendy untuk ngak memberikan bola kepada Vinicius. Menurut Benzema, Vinicius tetap pemain muda yang telah mengoleksi banyak pertandingan dan pencapaian, sehingga performanya seharusnya ngak dinilai sekadar dari penurunan singkat. Dia menilai Vinicius tampil baik, meskipun masih bisa berkembang lebih jauh. Benzema juga menyoroti sikap emosional Vinicius ketika digantikan. Dia menjelaskan bahwa Vinicius kerap terlihat kesal saat keluar lapangan karena merasa masih bisa berkontribusi, dan dia menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar bagi pemain dengan ambisi besar. Dia menambahkan bahwa gestur Vinicius, baik di dalam maupun luar lapangan, sering disalahartikan. Baginya, gestur itu sekadar bentuk keinginan Vinicius untuk tetap berada di permainan, bukan indikasi masalah internal. Terkait peluang Ballon d’Or, Benzema menyebut bahwa Vinicius memiliki kemampuan untuk meraihnya di masa depan. Dia menyampaikan bahwa kesempatan itu akan semakin besar jika Vinicius mampu memusatkan perhatian hanya pada permainan dan mengabaikan hal-hal yang ngak terkait langsung dengan performanya di lapangan. Dia juga menilai Real Madrid sebagai tempat terbaik untuk mencapai level tertinggi tersebut, mengingat sejarah klub dan lingkungan kompetitif yang dimilikinya. Sementara itu, komentar Benzema dianggap selaras dengan kritik umum terhadap Vinicius selama ini. Dia menekankan bahwa Vinicius sering diberi nasihat serupa tentang bagaimana bersikap, terutama terkait protes terhadap rekan setim, lawan, hingga pelatih sendiri. Meski begitu, pandangan Benzema menunjukkan bahwa Vinicius ngak hanya dinilai dari emosi sesaat, melainkan dari kapasitas besar yang dia miliki untuk terus berkembang dan menjadi salah satu pemain terbaik dunia.
Sikap Vinicius dan Peluang Meraih Ballon d’Or
Artikel terkait
-
Barcelona Panik, Gavi Cedera Lagi dan Baru Bisa Main di 2026
-
Celtic Pabriknya Pemain Hebat, Dulu Lepas Ben Doak Kini Saatnya Beri Panggung Callum Osmand!
-
Sempat Bikin Deg
-
Mahal Tapi "Worth It" Banget! Liverpool Siap Tebus Pengganti Mohamed Salah dari Bayern
-
Buat Apa Rekrut Senne Lammens Kalau Masih Mau Mike Maignan, Manchester United?
-
Duo Arsenal Bukayo Saka dan Noni Madueke Bikin Thomas Tuchel Pusing Bahagia!
- Recently published
-
- Adeyemi Didenda Besar Terkait Kepemilikan Senjata Ilegal, Masa Depannya di Dortmund Dipertanyakan
- Frimpong dan Bradley Belum Mampu Isi Kekosongan yang Ditinggalkan Alexander
- Klopp Bela Florian Wirtz di Tengah Krisis Liverpool, Gerrard Bikin Kecewa Fans Rangers
- Hasil Indonesia U23 vs India 1
- Julian Alvarez Frustrasi di Atletico Karena Sering Diganti, Diego Simeone Beri Penjelasan
- Transfer Noni Madueke ke Arsenal Mulai Terlihat Sebagai Blunder Bagi The Blues
- Real Madrid Lega, Cedera Mbappe Ngak Serius, akan Kembali Berlatih Pekan Depan
- Chelsea Masukkan Bek Rp 1 Triliun ke Dalam Radar Transfer, Bayern Juga Berminat
- Rio Ferdinand Kritik Strategi Ruben Amorim di Lini Belakang Manchester United
- Audisi Lima Laga Menuju Piala Dunia 2026: Bellingham, Foden, dan Palmer Bersaing Tunjukkan Kualitas
- Random reading
-
- Masih Ingat Ilaix Moriba? Adiknya Kini Dipanggil ke Tim Utama Barcelona
- Real Madrid Mulai Diskusi dengan Agen Erling Haaland, Vinicius Tinggal Menghitung Hari?
- Alexis Mac Allister Terlambat Pulang, Arne Slot Bakal Ubah Strategi Liverpool
- Transfer Noni Madueke ke Arsenal Mulai Terlihat Sebagai Blunder Bagi The Blues
- Baru Awal Musim, Enzo Maresca Sudah Menyerah, Sebut Liverpool Terlalu Kuat!
- Performa Florian Wirtz di Jerman Kontras dengan Awal Sulit di Liverpool
- Tottenham Butuh Energi Baru, Saatnya Thomas Frank Percaya pada Archie Gray
- Steve Parish Ungkap Alasan Sebenarnya Gagalnya Transfer Marc Guehi ke Liverpool
- Dani Ceballos Masih Punya Harapan Bersinar di Real Madrid
- Update Cedera Liverpool (13/10/2025): Ibrahima Konate, Alisson Becker, Giovanni Leoni
- Barcelona Hadapi El Clasico Tanpa Joan Garcia, Pedri Terancam Kelelahan
- Transfer Noni Madueke ke Arsenal Mulai Terlihat Sebagai Blunder Bagi The Blues
- Arsenal Dihantam Cedera Jelang Derby, Rodrygo Kembali Masuk Radar Transfer
- Crystal Palace Incar Gelandang Yang Ngak Kenal Lelah Untuk Gantikan Adam Wharton!
- Rahasia Adaptasi Cepat Mosquera di Liga Inggris: Sosok 'Binatang' Bernama Gyokeres
- Dibuang Barcelona, Menggebrak di Ligue 1, Kini Ansu Fati Dibidik Los Rojiblancos
- Manchester United Hadapi Absennya Sesko, tapi Martinez dan Maguire Berpeluang Tampil
- Mohamed Salah Wajib Buktikan! Liverpool Sudah Langgar Aturan Emas Demi Sang Raja
- Ungguli Rekor Manajerial Rooney dan Lampard, Gerrard Sambut Pekerjaan Baru
- Chelsea Masukkan Bek Rp 1 Triliun ke Dalam Radar Transfer, Bayern Juga Berminat
- Search
-
- Friendly Links
-